Saturday, April 2, 2011

Metode Diagnosis Penyakit Tanaman

Dalam mendiagnosis penyakit tanaman kita harus benar-benar teliti, agar kelak tak salah menentukan jenis serangan penyakit apa.  Adapun metode-metode diagnosis yaitu :
  1. Mendorong Sporulasi
Mendorong sporulasi disini maksudnya jika bercak-bercak pada daun tidak menunjukkan adanya spora, maka ambillah beberapa daun yang berbecak itu lalu masukkan kedalam ruangan/tempat yang lembab (kantong plastik,cawan petri,dll).  Buat selembab mungkin dengan cara kertas saring/kertas tisu dibasahi air, lalu inkubasikan selama 24 jam pada suhu kamar.
  1. Pembuatan Sediaan Sementara Untuk Pengamatan Mikroskop
Pembuatan sediaan sementara untuk pengamatan dengan mikroskop dilakukan dengan meletakkan potongan/irisan kecil dari bahan tanaman yang segar diatas gelas objek yang telah diberi setetes air, lalu ditutup dengan cover gelas, lalu amati dibawah mikroskop.
  1. Memperbaiki spora dan jaringan yang rusak & kering
Spora dan miselium yang ber4dinding tipis kalau kering akan menjadi rusak dan berubah bentuknya sehingga sukar diamati.  Untuk mengembalikan bentuk aslinya, maka rendamlah spora/miselium tadi dalam setetes larutan KOH 1 %.
  1. Pembuatan sediaan semi - permanen untuk mikroskop
Jika sediaan dari spora atau bagian-bagian lain dibutuhkan untuk waktu yang lama, caranya adalah dengan membuat slide dengan memakai larutan SATORY & GLYCERIN JELLY  agar bahan yang akan digunakan itu tetap segar& bagus.
  1. Pembuatan irisan dari bahan yang segar atau kering
Pembuatan irisan meliputi proses mematikan jaringan, fiksasi, infiltrasi, embedding, sectioning, pewarnaan dan pemasangan pada gelas-gelas objek.

  1. Modifikasi iklim kering
Untuk mencegah proses pengeringan dari contoh spesimen yang telah dilunakkan di daerah beriklim kering, atur spesimen tadi dengan membuangkan air yang tersisa terlebih dahulu, lalu biarkan kering.
  1. Menentukan waktu optimal untuk sterilisasi permukaan
  2. Menentukan kadar air optimal untuk sporulasi dari kanker
  3. Mengurangi kontaminasi permukaan dengan melakukan pencucian yang lama
  4. Inokulasi potongan-potongan kecil dari jaringan yang sakit.

Wednesday, March 30, 2011

Klinik Tanaman

Klinik tanaman adalah suatu wadah dimana terjadi suatu pelayanan pada masyarakat yang berhubungan dengan gangguan pada tanaman yang diusahakan.


Fungsi Klinik Tanaman
1. Menyebarkan teknologi Pengelolaan Hama Terpadu kepada petani dan institusi lain.
2. Wadah bagi staf pengajar dan mahasiswa untuk manangani permasalahan hama dan penyakit tanaman.
3. Wadah mekanisme respon baik bagi masyarakat tentang apa yang ada dalam petani dan kliennya yang dapat menjadi bahan penelitian dan memperkaya dalam pengajaran di kelas.

Melalui klinik tanaman, petani dan petugas tanaman dapat berdiskusi secara mendalam tentang pengelolaan pertanaman mereka untuk mendapatkan hasil yang sehat dan optimal dengan meminimumkan kerusakan terhadap ekosistem lingkungan. 

Pengendalian penyakit yang efektif terutama tergantung pada awal identifikasi akurat penyakit dan agen kausal. Dalam kebanyakan kasus, hal itu sudah terlibat untuk mengendalikan penyakit pada tanaman setelah penyakit muncul. Namun, langkah-langkah pengendalian yang tepat dapat mencegah penyakit menyebar ke tempat lain.

Bidang diagnose masalah penyakit yang melibatkan beberapa pekerjaan detektif mencari gejala, tanda-tanda, dan pola. Gejala respon tanaman tekanan tertentu yang mungkin disebarkan oleh lingkungan oleh pathogen.
Klinik tanaman atau sering juga disebut laboratorium diagnose penyakit tanaman umumnya dilengkapi dengan para ahli dan petugas atau dapat juga dari mahasiswa yang magang, yang melakukan penyuluhan atau pendidikan dibidang penyakit tanaman.
Langkah dalam pelayanan di klinik tanaman adalah sebagai berikut :
1. Pengambilan sample
    Ambil sample yang akan diidentifikasi lanjut
2. Identifikasi
    Lakukan identifikasi secara morfologi terlebih dahulu, dan dapatkan hasil pendugaan
3. Isolasi
    Untuk memastikan benar atau salahnya pendugaan pada identifikasi, lakukan isolasi.
4. Reisolasi
5. Permurnian
6. Rekomendasi Pengendalian
        Pengambilan keputusan pengendalian apa yang harus dilakukan atau memberikan pilihan pengendalian yang tepat.

PProsedur Klinik Tanaman

PPertama klien atau masyarakat yang datang ke klinik tanaman harus mengisi formulir dan mengirimkan spesimen tanaman sakit ke petugas klinik tanaman dengan baik. Kedua sampel yang telah diterima petugas klinik tanaman akan di isolasi dan dicari informasi mengenai penyakit tersebut dilapangan untuk memudahkan indentifikasi. Ketiga petugas klinik tanaman akan mereisolasi dan mengidentifikasi atau mendiagnosis sample penyakit tanaman yang dibawa. Keempat setelah petugas berhasil mendiagnosis sample penyakit tanaman tersebut petugas akan melakukan pemurnian sample, kemudian petugas klinik tanaman akan memberitahukan hasil diagnosis kepada klien tersebut. Kelima apabila informasi yang diadapat mengenai penyakit tersebut cukup petugas akan merekomendasikan tentang cara atau teknik pengendalian yang akan dilakukan dan cara pelaksanaannya dengan cara mendiskusikannya dengan klien yang bersangkutan...

Tuesday, March 15, 2011

RinduQ untuk Bapak n Ibu

Bapak-Ibu,,,
Bapak-Ibu adalah orangtua terhebat buatku,,
Bapak-Ibu adalah harta berharga milikku,,
yang tak pernah tak menghiraukanku,,
yang selalu ada untukku,,

Saatku mulai menangis,
dengan lembut kan hadir belaian manjamu,
dengan lembut pula kau hapus air mataku,,
Saatku haus,
kau bergegas mencari pelepas dahagaku,,

Sungguh,,,tak terukur nilai kasih sayangmu kepadaku,,

Ya Allah aku mohon hanya padamu;
JagaLah kedua orang tuaku,, karena jiwaku yg kecil ini tak sanggup menjaganya selalu,,
Lindungilah bapak dan IbuQ karena ragaku tak cukup kuat untuk melindunginya selalu,,
KuatkanLah hati keduanya agar tetap sabar menuntun kami anak-anaknya yang tak jarang membuat mereka kesusahan,,
BerikanLah kemudahan dalam mencari rizky yang halal yang kan berkah untuk anak-anaknya,,

Ya Allah sampaikan salam sayangku untuknya,,
Aku menyayangi keduanya,,,,,,


*Q tulis saatQ rindukan ‘Bpk n Ibu’,,